Senin, 18 April 2011

CARA PEMBERIAN AIR KENCUR DAN MADU

Saya mendapat email dari kawan KM yang menanyakan cara pemberian air kencur dan madu untuk burung. Jawaban untuk hal itu saya posting karena menurut saya perlu juga di-sharing di sini.
Di dalam email itu dikatakan seperti ini "...ada beberapa yang saya kurang jelas yaitu pemberian air kencur atau air madu. Apakah harus diganti pada hari yang sama atau boleh diganti keesokan harinya Om?"


Jawaban saya:
Untuk air kencur dan madu sebaiknya malah tidak demikian. Pemberian paling bagus begini:
Untuk air kencur, buat jangan terlalu kental. Pemberian: sekitar satu jam setelah dia makan/minum sehabis dimandikan pagi, ambil air minumnya. Biarkan selama 3-4 jam tanpa air minum. Masukkan kembali air minum setelah 3-4 jam itu, dan biasanya dia akan segera minum. Perhatikan ya. Setelah sekali teguk, ambil segera air minum itu dan diganti dengan air kencur. Maka dia akan melanjutkan minum degan meminum air kencur. Biarkan air kencur di sana selama 3-4 jam. Setelah itu (asumsi saya sore hari) ganti dengan air biasa.


Maksud dari pemberian seperti itu adalah agar konsumsi air kencur bisa maksimal tanpa harus memaksa burung untuk minum air kencur sepanjang hari. Sebab, kalau burung benar-benar tidak doyan, maka bisa jadi dia seharian itu tidak mau minum. Risikonya, burung dehidrasi atau krongkongan jadi kering dan malah rusak/serak.
Untuk pemberian madu (juga jangan terlalu kental), lakukan dengan cara demikian khususnya untuk burung2 non-pemakan buah seperti MB misalnya. Untuk burung2 pemakan buah diberikan sejak pagi tidak apa-apa dan siang harinya madu tidak usah dikeluarkan tetapi berikan saja secara berdampingan dengan air minum biasa. Baru sore harinya ketika mau dikerodong, air madu dikeluarkan.