Minggu, 13 November 2011

Berbagai Jenis Jangkrik





Sejak zaman dahulu, jangkrik banyak digemari orang karena suaraya yang merdu dan nyaring. Selain itu, jangkrik jantan dewasa dapat dimanfaatkan untuk bermain anak-anak sebagai hewan aduan. Dinegara maju, misalnya di Inggris, suara jangkrik dirumah dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Dijepang dan cina, jangkrik dipelihara karena alunan suaranya yang indah dan merdu sehingga dapat dinikmati setiap saat. Sementra itu,banyak orang beranggapan bahwa jangkrik dapat digunakan untuk menakut-nakuti tikus.

Dilingkungan masyarakat kita dikenal beberapa macam jangkrik, misalnya jangkrik bering, jangkrik gawang, jangkrik upo dan jangkrik jawa (jangkrik jlitheng). Jangkrik bering memiliki kepala mengkilat, bentuk tubuhnya kecil dan hdupnya direrumputan atau di pepohonan. Jangkrik gawang memiliki kepala seperti memakai helm. Jangkrik upo memiliki bentuk tubuh pipih berwarna cokelat keputih-putihan da hidup dibawah kolong tempat tidur, lemari , atau dibawah tumpukan barang-barang yang tidak terpakai. Jangkrik jawa inilah yang sekarang banyak dibudidayakan orang unuk makanan alami bagi burung ocehan atau untuk makanan ikan hias.

Jangkrik banyak dicari oleh para penggemar burung ocehan karena memiliki kadar protein tinggi dan kandungan lemak rendah. Beberapa ahli burung berpendapat bahwa jangkrik dapat meningkatkan mutu dan kualitas kicauan burung sehingga bunyinya menjadi lebih nyaring dan merdu. Dengan demikian, kebutuhan jangkrik untuk memenuhi kebutuhan pakan burung peliharaan menjadi makin meningkat. Sementara itu, jangkrik dihabiat aslinya makin langka sehingga tidak sebanding dengan kebutuhan.

Dikota-kota besar, jangkrik makin sulit didapatkan karena habitat mereka semakin terdesak oleh modernisasi kota. Padahal, penggemar burung kicauan kebanyakan justru orang kota, sementara jangkrik merupakan santapan wajib bagi burung kicauauan. Kesulitan ini ternyata dapat membuka peluang usaha untuk beternak jangkrik. Dengan modal kecil, tempat yang tidak luas dan pemasarannnya yang mudah, jangkrik menjadi salah satu komoditas yang sangat menguntungkan. Namun, untuk mewujudkan impian dan harapan tersebut memerlukan kesabaran, ketekunan dan ketelatenan dari peternak jangkrik.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan makanan alami bagi burung berkicau, mala usaha ternak jangkrik perlu disebarluaskan dalam rangka melestraikan lingkungan hidup dan memenuhi kebutuhan makanan hayati bagi aneka macam unggas, terutama burung ocehan.