Selasa, 03 Januari 2012

Rangkong



Burung ini mempunyai ciri khas berupa paruh yang besar dan melengkung kebawahdengan ketopang di atas paruhnya. Mempunyai bulu yang berpola mencolok berwarna hitam.Panjang tubuhnya 75 cm. Bulu ekor terluar berwarna putih. Pada burung jantan kadang-kadang ada strip putih melewati mata sampai tengkuk. Mempunyai tiga jari mengarah kedepan dan yang sebagian tumbuh bersambungan. Burung kangkareng mempunyai mata berwarna coklat kemerahan, kulit sekitar mata berwarna merah, paruh dan tanduk berwarna putih bagi yang jantan, dan tanduk berwarna hitam bagi yang betina, mempunyai geraman yang  serak.


 

Perilaku :
Di luar musim mengeram mereka membentuk kelompok dan dapat menempati tempat peristirahatan bersama 100ekor rangkong lainnya (membuat tempat peristirahatan yangsama). Burung kangkareng hitam termasuk burung yang suka hiruk pikuk karena merekamemperdengarkan segala macam bunyi siulan, kotekan, eraman dan auman.Biasanyamereka mencari makan secara berpasangan pada tajuk atas dan tajuk tengah di hutan lebat.



Reproduksi :
Burung kangkareng bertelur berjumlah 2 butir, berwarna putih krem dan ukurannyasebesar telur itik. Burung betina bertelur di dalam sarang yang dibuat dari pohon yang berlubang, kemudian ditutup dengan tanah dicampur air liurnya. Telur akan menetas setelah 28 hari.



Pakan :
Di habitat aslinya burung kangkareng memakan buah-buahan sebagai makananutama, seperti buah beringin, palem, Selain itu juga makan serangga, cacing, siput, katak,tikus dan  kadal.



Habitat :
Burung kangkareng jarang terdapat di hutan primer, dataran rendah, hutan bekastebangan dan hutan rawa. Tersebar di Semenanjung Malaysia, Sumatera, Lingga, Belitung, Bangka  dan  Kalimantan