Rabu, 01 Februari 2012

Sikep Madu Asia ( Pernis ptilorhynchus)


Berukuran sedang 50 cm, Warna sangat bervariasi dalam bentuk, terang, normal, dari dua ras yang berbeda. Masing-masing ,meniru elang yang berbeda dalam pola warna bulu. Terdapat garis-garis pada ekor yang tidak teratur. Semua bentuk memiliki tenggorokan berbercak pucat kontras, dibatasi oleh garis tebal hitam, sering dengan garis hitam mesial.
Ciri khas ketika terbang kepala relatif kecil menyempit, leher agak panjang, sayap panjang menyempit, ekor berpola. Pada saat soaring ekor cenderung mengembang.Iris berwarna jingga, paruh berwarna abu-abu, bulu berbentuk sisik(terlihat dalam jarak dekat).
Makanannya berupa ulat, kepompong dan anakan tawon dan lebah. Lalat kerbau merupakan makanan yang disukainya.Memakan lebah, dan madu. Juga memakan  lebah, tempayak, madu, sampai materi sarang lebah. Juga memakan buah-buahan yang lunak, dan reptilia.
 
Telur mencapai 1-2 butir. Masa pengeraman adalah 28-35 hari. Telurnya berwarna kuning tua atau putih dengan bercak berwarna merah-coklat.Sikep madu akan masuk musim kawin umumnya pada bulan Juni sampai pertengahan September sepulang mereka dari migrasi yaitu dari Asia Tenggara termasuk indonesia yang kemungkinan menjadi tujuan akhir.

Penyebarannya terletak di India, dan Asia tenggara sampai Sunda Besar