Jumat, 16 Maret 2012

Elang - Alap Ekor Totol ( Accipiter trinotatus )


Berukuran kecil (29-31 cm). Tubuh bagian atas berwarna hitam kebiruan. Ekor bagian atas hitam dengan 2-3 totol putih yang menonjol. Tubuh bagian bawah putih bersemu merah pada dada dan perut bagian atas. Bersayap pendek dengan paruh yang tebal. Kaki panjang serta cakar pendek efektif untuk menangkap kadal sebagai makanan utamanya.Iris coklat kemerahan, sera jingga, kaki kuning mengkilat.

Suara :
Sering mengeluarkan suara panggilan “hee” yang diulang 4-6 kali. Juga mengeluarkan suara seperti kucing.

Penyebaran global :
Endemik Sulawesi.


   
Penyebaran lokal:
Endemik Sulawesi dan pulau-pulau satelitnya seperti Talisei, Muna, dan Buton.
Menyukai habitat hutan primer di dataran rendah dan perbukitan sampai ketinggian 1600 m. Juga masih dapat ditemui di hutan mangrove, hutan sekunder yang lebat dan bervegetasi tinggi.

Kebiasaan :
Bergerak dari satu tenggeran ke tenggeran lain yang tersembunyi, menyerang mangsa dengan tiba-tiba dari tempat bertengger. Dapat ditemui dari puncak tajuk pohon sampai di permukaan tanah.

Makanan:
Terutama memakan kadal kecil dan ular. Juga memakan katak, siput, belalang, dan terkadang kelelawar atau burung kecil.

Perkembangbiakan:
Belum ada informasi mengenai perkembangbiakan.