Kamis, 31 Mei 2012

KISAH SUKSES BISNIS AYAM PENYET


Meski kesuksesan hidup telah diperoleh Muhammad Rozin atau akrab disapa Pakde , tidak membuatnya merubah penampilannya yang sederhana dan bersahaja. Pakde merupakan pria pemilik warung makanayam penyet Budhe di Bengkong, Batam, Kepulauan Riau. Berkat usaha warung makan ayam penyet inilah ia bisa membeli rumah, mobil dan berbagai keperluan hidupnya. Tidak hanya satu warung makan ayam penyet yang telah didirikan, ada beberapa rumah makan ayam penyet yang ia kelola di Batam. Pengunjungnya bisa mencapai ratusan orang per hari.

Namun siapa sangka ternyata perjalanan Pakde mendirikikan rumah makan ini cukup panjang dan berliku. Semua dilakukannya dari nol dan miskin pengalaman. Awal pertama kali Pakde hijrah ke Batam pada tahun 1965, ia tidak memiliki pekerjaan sehingga ia terpaksa harus bekerja serabutan.

Berbekal uang 625 ribu ia memulai profesi sebagai tukang ojek, uang tersebut digunakan untuk menyewa sebuah sepeda motor selama sebulan. Namun tak lama kemudian, sepeda motor yang ia sewa itu disewakan ke orang lain. Pakde hanya menerima setoran dari uang sewa ojek tersebut.

Dari hasil setoran menyewakan ojek tersebut ia jadikan modal untuk membuka warung ayam penyet. Dalam mengelola usaha warung ayam penyet ini Pakde barbagi tugas dengan isterinya, isterinya diberi tugas sebagai manajer keuangan. Modal yang ia gunakan untuk membuka usaha warung ayam penyet ini hanya 1,2 juta. Selain usaha warung ayam penyet, Pakde juga menjalankan usaha warung sembako.

Ketelatenannya menjalankan setiap usaha membuat kehidupan Pakde semakin membaik, meski ia tetap mendapatkan penghasilan dari ojek, ia memiliki penghasilan dari warung ayam penyet dan warung sembako.

Dalam mengelola usaha ayam penyet , Pakde tidak sembarangan dalam masalah bumbu. Bumbu harus 100 persen asli, tidak boleh ada campuran atau imitasi. Sehingga, rasanya tetap lezat dan membuat pelanggan kangen mencobanya lagi.

Selain masalah citarasa kiat sukses usaha warung ayam penyet tergantung juga pada lokasi. Karena itu Pakde Selalu melakukan survey lokasi-lokasi yang kira-kira strategis untuk usaha ayam penyet. Cara survey lokasi untuk usaha ayam penyet cukup sederhana, pukul 00.00 WIB ke atas, dia menyurvei lokasi yang akan didirikan usaha. Jika lokasi tersebut ramai, maka dipastikan tempat itu cocok untuk usaha dagang.

Kesuksesan pakde dengan ayam penyet tidak lepas dari kegigihan dan ketekunannya merintis usaha dan mengumpulkan modal sedikit demi sedikit. Hinga kini menjadi pengusaha ayam penyet sukses di kota Batam.

Sumber:
http://www.tribunnews.com