Sabtu, 25 Agustus 2012

Sitrun si Penyanyi Kecil

Burung Sitrun (Cyornis ruckii), di pulau Sumatra dikenal sebagai Sikatan Biru dan Sikatan Aceh, sedangkan di pulau Jawa dikenal sebagai burung Sitrun. Penyebarannya berada di wilayah kota Medan, Sumatra Utara dan pulau Jawa. Spesies ini ini ditemukan pada tahun 1918, sejak saat itu mungkin populasinya sangat menurun akibat dari perusakan habitat. Namun, belum diasumsikan telah punah. 

Taksonomi sumber (s) Sibley dan Monroe (1990, 1993)
Sinonim (s) Cyornis ruecki Collar dan Andrew (1988)

Berukuran sedang (17 cm), Seluruh tubuh berwarna biru. 
Jantan: kepala, tenggorokan, dan dada biru; tunggir dan penutup ekor atas biru berkilap. 
Betina: tubuh bagian atas coklat-merah bata, tunggir dan ekor merah bata, dada merah karat menjadi keputih-putihan pada perut.

Nama Inggris ...... : Rueck's Blue-flycatcher
Nama Indonesia .... : Sitrun, Selendang Biru dan Sikatan Aceh
Penyebaran lokal .. : Hutan sekunder di dataran rendah di daerah Medan, Sumatera utara.

Informasi lainnya . : Cyornis ruckii mempunyai sepupu yang berasal dari Cina Selatan dan Indocina yaitu Cyornis hainanus.

Distribusi dan populasi Cyornis ruckii diketahui dari dua spesimen yang dikumpulkan pada tahun 1917 dan 1918, di Tuntungan dan Delitua di dataran rendah Sumatra Utara, Indonesia. Dua spesimen terdapat juga di Malaysia, tetapi diperkirakan juga berasal dari Sumatra.

sumber: