Minggu, 21 Oktober 2012

Memahami penyakit burung dan pencegahannya

 Sebelum kita dilanda kepanikan melihat momongan kita yang mendadak lesu , kurang bergairah atau malah hanya nge"dekem" saja di dasar sangkar, ada baiknya kita memahami dahulu penyebab dan bagaimana mengatasi masalah tersebut dengan bijaksana. sekali lagi dengan cara yang bijaksana


Burung tidak ubahnya seperti manusia, yang akan masuk angin karena cuaca yang tidak bersahabat, sakit perut karena makanannya, dan mogok makan jika merasa ada yang tidak beres dengan pencernaannya. oleh karena itulah sebelum mengalami hal yang lebih parah lagi sebaiknya kita semua mulai dengan meng anti sipasi baik dengan jalan melakukan perawatan rutin dengan membersihkan kandang dan kotorannya, mengganti air minum setiap pagi dan sore hari, mengganti makanannya setiap dua hari sekali dan memberikan ekstra fooding yang masih segar baik itu buah buahan, sayuran hijau atau kroto. 

Lalu bagaimana jika burung terlanjur menjadi pesakitan. hal pertama adalah mencari penyebabnya lalu mulai pemberian obat obatan dan perlakuan khusus terhadap burung tersebut, oleh karenanya sebelum terjadi hal yang demikian, tadi telah saya sebutkan diatas mulai hari ini kita harus mulai meng anti sipasi sebelum semua terjadi. walaupun yang namanya penyakit kadang bersifat ' tidak terdeteksi' tahu tahu burung sudah sakit walaupun kita sudah melakukan semua tindakan pencegahan. tapi setidaknya kita sudah berusaha .

Kebersihan kandang mutlak dan wajib dijaga kebersihannya setiap harinya, kalau anda pergi pagi pulang malam bisa membersihkan kandang / kotorannya pada pagi pagi hari sebelum berangkat kerja atau jika anda merasa repot bisa dengan menaruh alas tambahan sebagai penampung kotoran burung daripada menggunakan alas tripleknya, alas tambahan ini dipotong dengan ukuran yang sesuai dengan alas kandangnya dan bisa dibuat dari kertas koran, karton atau karpet plastik dan disiapkan beberapa lembar misalnya 7 buah untuk persediaan selama seminggu dengan demikian anda hanya membuang saja alas tersebut lalu menggantinya dengan alas baru jika anda repot harus membersihkannya.  namun membersihkan kotoran ataupun kandang tidaklah semerta merta langsung membersihkan kandang dari bakteri, kutu ataupun kuman kuman yang masih menempel. walaupun sudah dibersihkan dengan sabun, untuk itu diperlukan bahan obat obatan khusus yang mampu membunuh bakteri penyebab burung sakit, kutu penyebab burung malas bunyi dan anti semut. dan untuk hal tersebut saya lebih percaya dengan produk obat burung FRESH AVES sebagai obat khusus untuk membersihkan kandang dan mencegah berkembang biaknya bakteri didalam sangkar.

Kebersihan makanan dan air minumnya juga harus selalu dikontrol setiap harinya karena ada beberapa burung yang sehabis makan voernya dengan paruh yang masih belepotan pur langsung nyeruduk wadah air minumnya dan hal itu membuat air minum nya cepat kotor dan kalau dibiarkan lebih dari sehari akan menjadi cepat berjamur terlebih jika terkena panas matahari dan tentu hal itu malah akan memberikan penyakit bagi burung. juga air minum yang dicampur dengan vitamin cair apalagi jika kita asal asalan membeli vitamin untuk burung, jika dibiarkan beberapa hari dan sering terkena panas matahari zat tersebut akan mengendap dan malah akan menjadi partikel yang mengandung racun bagi burung . Vitamin memang bagus bagi burung untuk menjaga kondisi kesehatannya agar tetap vit dan lincah, karena burung lincah dan fit tentunya akan lebih rajin bunyi. selama ini saya menggunakan produk BirdVit dari omkicau, meskipun harus membeli online karena ditempat saya (kota bogor) agak susah juga mencarinya dan selama menggunakannya tidak pernah ada keluhan malah burung peliharaan saya semakin lincah dan rajin bunyinya. 

Penyakit yang biasa menyerang burung burung bakalan seperti muray batu, tledekan, ciblek dan burung burung tangkapan hutan yang belum makan pur adalah infeksi lambung dan kekurangan nutrisi pada tubuhnya dikarenakan pemaksaan makanan yang kita biasa berikan untuk melatih burung makan pur. sebaiknya jika mendapati burung bakalan janganlah terburu buru melatihnya agar mau makan pur, biarkan burung beradaptasi dengan lingkungan dan kandangnya, juga biar terbiasa dengan wadah makan dan minumnya  caranya dengan memberikan kerodong selama beberapa hari dan memberikan makanan alaminya selama beberapa hari misalnya jangkrik , kroto , buah buahan dan lain lain ke dalam cepuk makannya. setelah burung mau makan dengan tenang dan mulai bisa beradaptasi ditandai dengan seringnya bunyi dan lincah juga tidak menabrak jeruji jika kita dekati maka waktunya memberi latihan makan pur bagi burung tersebut. untuk pencegahan burung tidak cepat lemas karena kekurangan makanan alaminya bisa diberikan vitamin kepada burung tersebut setiap harinya caranya bisa dengan mencampur air minum dengan vitamin dan diganti setiap hari, atau bisa dengan menyuntikan air vitamin ke dalam tubuh jangkrik atau serangga lainnya. 

Untuk burung burung jadi atau sudah rajin bunyi pemberian vitamin ini bersifat iya dan tidak, kalau anda seorang yang malas memberikan makanan tambahannya ( EF ) atau yang jarang memberi EF dan hanya beberapa kali dalam seminggu mungkin pemberian vitamin ini sangat cocok untuk menjaga kondisi burung anda. 

Berikutnya adalah masa masa dimana burung akan mengalami masa molting atau pergantian bulu atau dikenal dengan istilah " mabung ", pada masa masa ini burung rentan terkena penyakit, dikarenakan kondisinya yang lemah karena makanan yang dimakannya digunakan untuk mendorong keluar bulu bulu lama ,oleh karena itulah pemberian pakan yang ekstra mulai dari pemberian serangga yang lebih dari biasanya juga makanan yang mengandung protein, karbohitdrat, asam amino dan mineral sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisinya . untuk itu diperlukan obat khusus yang mengandung banyak unsur unsur yang dibutuhkan selama masa mabung tersebut. dan saya menemukannya dalam produk BirdMolt

Dengan memahami penyebab dan bagaimana mencegahnya saya yakin burung akan lebih rajin berbunyi dan membuat burung menjadi percaya diri sehingga mempunyai mental yang lebih berani jika dibawa ke arena lomba dan tentu hal itu akan membuat bangga pemiliknya.