Rabu, 24 Oktober 2012

Pengalaman Pelihara Pleci

 http://kicauan.files.wordpress.com/2012/05/pleci-fighter-body-mungil-alis-tebal.jpg?w=750

Tak semua jenis burung dapat kita pelihara , karena juga selain keterbatasan biaya juga terdapat beberapa jenis burung yang memang dilindungi keberadaannya oleh pemerintah . Bisa karena keberadaannya yang mulai berkurang di masyarakat ataupun masa produksinya yang relatif lama . Saya akan memberikan sedikit pengalaman tentang memelihara burung , dan yang saya pilih adalah memlihara pleci . Berikut pengalamannya .
Bermula ketika melihat - lihat burung di pasar burung dekat rumah , yang sering disebut Pasar Kliwonan yang hanya ada di pasaran kliwon ( dalam tanggalan jawa ) dan hanya berupa deretan orang dengan pedagang yang ada di pinggiran jalan raya .

Ketika menghampiri seorang pedagang burung , yang pertama menarik perhatian saya adalah pesona burung pleci yang saat itu sedang berkicau dengan lantang . Saya langsung bertanya tentang perawatan pleci yang suaranya telah saya dengarkan tadi . 

Memelihara burung pleci ternyata tak beda dengan memlihara burung - burung lainnya . Yaitu hanya berupa membersihkan kotoran burung setiap hari , serta penggantian air minum burung juga dilakukan setiap hari agar burung tak mengalami sakit .

Penambahan pakan burung juga jangan sembarangan , berikan 1/2 atau 3/4 volume pakan terhadap tempat makan burung , jadi tempat pakan hanya terdapat setengah dari pakan yang tersedia . Pemberian ini juga karena agar burung tidak selalu makan yang notabene akan mengganggu kesehatan si burung sendiri .